Assalammualaikum....

Perkenankan, saya ibu tiga putri yang cantik-manis-cerdas berbagi cerita dengan pengunjung blog ini. Semoga memberi manfaat bagi yang lain...
Powered By Blogger

Kamis, 30 Mei 2013

Sentilan Sandal Jepit

Lihatlah gambar ini. Sebuah gambar sandal milik mbah gugel. Melihatnya...tiba-tiba aku terinspirasi menuliskan sesuatu. Tentang kesetiaan dengan pasangan. Lalu,..gambar itu kupajang jadi display picture di Blackberry ku,....tak lupa dengan personal message yang sesuai menyertai sebagai berikut : "seharusnya,..kita seperti mereka,..tetap setia, bermakna bila bersama, berjalan berdampingan, berhenti bersisian, meski telah usang"
Seperti biasa berbagai respon status masuk setiap aku menampilkan DP serta status yang mengundang komentar. Respon balik semacam itu,..dari kawan dekat, sahabat, relasi dan penggemar tulisanku selalu membuatku tersenyum, bahkan kadang tertawa tertahan,..memberikan energi baru pengusir kejenuhan. 
Kepada seorang sahabat yang butuh pencerahan kukatakan,...: aku akan tetap seperti sandal jepit itu. Lebih indah bila dipakai dengan pasangan sesungguhnya. Bermanfaat bila dipakai sepasang, dan sepasang akan selalu berjalan berdampingan serta berhenti bersamaan,..dan letaknya pun tetap bersebelahan. Betapa anehnya,..bila sisi sebelah kita tanggalkan, dan kita berjalan menggunakan sebelah sandal lain yang lebih baru. Meskipun kita berusaha menyamakan warnanya....tetaplah bukan harmoni yang selaras. Dilihat orang pun akan mengundang tatapan yang tak seharusnya.
Seorang kawan,..yang masih pura-pura tidak mengerti,..bertanya lebih gamblang,..: karepe piye??
dengan gamblang pula kukatakan : "Ojo mlaku-mlaku nggawe sandal dudu pasangane,...ojo mlaku-mlaku karo liyane,...sing dudu pasanganmuu"
Saudaraku, kakak tercintaku malah kirim balik foto sandal lebih jelek sebagai berikut :
teriring komentar : Kesetiaan yang terus diuji,..sampai jadi sundel bolong, ehh sandal bolong. hahahaha,...
Heeemmm....pic sandal yang luar biasaaaa
Beberapa kawan,...malah komentar " byuuuhh,..sandalmu ra tau mbok umbah yoo,.."
Hadeeehhhh,....itu bukan punyaku yaaa,...punya'e mbah gugellll......

Semoga jadi percikan yang bermanfaat,..selamat akhir bulan semua,..semoga sukses,..!! 

Selasa, 10 April 2012

Stik Keju Seledri

Lagi nyantai...tapi gak ada camilannya. Tengak-tengok punya apa di lemari perbekalan. Hemmm,...nemuin seplastik tepung terigu dan tepung sagu. Ngintip di kulkas, masih ada sisa keju, mentega, beberapa butir telur dan seledri.  Aha,...kenapa gak bikin stik keju aja, bahannya cukup komplit nih. Tapi kok males ngeluarin timbangan dari lemari peralatan. Sekalian pengin nyoba bikinnya pakai takaran alat2 dapur deh,...Kebiasaan nih, kalo masak suka-suka takarannya, pakai ilmu kira-kira aja. Kecuali kalo mau bikin cake atau bakery, harus pas komposisi bahannya.  
Dari 3 gelas tepung terigu + 1/2 gelas sagu + secawan parutan keju cheddar + secawan seledri + sejumput garam + sebutir telur + 3 sendok makan mentega yang dicampur hingga kalis lalu digiling pakai gilingan mi,..jadilah camilan mudah murah meriah ini.

Jumat, 09 Maret 2012

Sayur Kalakan, Yang khas dari Pacitan

Sayur Kalakan

Kalakan, ini adalah jenis masakan khas kota Pacitan. Bahan dasarnya terbuat dari irisan daging ikan hiu (yang populer disebut iwak kelong), yang diasap terlebih dulu. Aroma sangit khas ikan asap itu yang menjadikan masakan ini sangat menggugah selera. Sebenarnya,...sudah berminggu-minggu aku pengin menikmati sayur kalakan pedas, dimakan anget2, pas banget jadi menu saat hujan turun deras. Sayangnya,....ikan hiu musim  ini lagi susah dicari. Sehingga, penjual di pasar banyak yang jual ikan kalakan palsu (jenis ikan lain yang diasap). Beruntung,...siang tadi pegawaiku ngasih info kalo mbah Tugi lagi bikin kalakan. Sedikit cerita mengenai mbah Tugi ini, adalah pembuat ikan kalakan yang paling nikmat menurutku. Mbah Tugi sangat idealis dalam mengolah kalakan. Artinya,.beliau fanatik hanya ikan hiu segar yang dia olah jadi kalakan. Jadi, hasilnya sangat spesial sekali, besar-besar dan aromanya khas sangit ikan asap berbaur jeruk nipis. Tak heran,..ikan kalakan bikinan mbah Tugi  selalu tak sampai ke pasar sudah diantri pembeli di rumahnya. Takut keburu habis, langsung deh melesat ke rumah mbah Tugi. Kali ini beli agak banyak, sekalian beliin teman di Madiun. Kebetulan besok mau mudik.
Sampai di rumah, langsung aja si kalakan siap diolah. Bener-bener aku nggak sabar pengin menyantap  sayur kalakan ini. Kebetulan segala bumbu sudah tersedia. At last,...utak atik sebentar di dapur....dan tarararaaaa...Sayur Kalakan Ala Rumah Ibu siap disantap.
Mau bikin juga??...Yuuukk...belajar masak,............


Bahan utamanya sih... : 
Ikan Kalakan (hiu yg diasap) ---- >Kalo nggak ada, bisa juga diganti ikan asap yang lain.
Segelas santan (aku pakai sebungkus kara, kebetulan adanya itu di kulkas) 
Bumbunya sederhana banget, cuma...  :
20 bj cabe rawit utuh
5 bj Bawang merah & 3 bj bawang putih, dicincang (dirajang gitu...)  
5 butir Kemiri dan seujung ibu jari kunyit kupas, dihaluskan (diuleg bu....)
2 lbr Daun Salam, 2 lbr daun jeruk, laos segedhe jempol dimemarkan
1 bh tomat dipotong-potong
Cara Masaknya pun gampang....
Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Tumis semua bumbu (kecuali irisan tomat) sampai harum. Masukkan santan, tunggu sampai mendidih....lalu masukkan ikan dan tomat. Setelah 10 menit matikan api, taburi bawang goreng. Bila suka, tambahkan daun kemangi,...
Selamat mencoba...


Senin, 20 Februari 2012

SOP Buntut

sop buntut (maaf gambarnya kabur, pake kamera ala kadarnya)
Ke pasar Minulyo,  lihat ada buntut sapi yang nggak terlalu gedhe, beli aaah..Kebetulan sudah lama gak bikin menu berbahan buntut. Dan hujan deras seharian,  semakin cocok dengan menu sop buntut ini. Disantap sore hangat2...tanpa nasi karena sudah terdapat potongan2 kentang, ditambah sedikit perasan air jeruk dan sambel yg puedeess....Sikaaattt....
Eh, lupa...barangkali ada yang berminat bikin, mungkin resep ini bisa jadi referensi. Masalah kreatifitas resep siih, terserah saja...dimasak apapun nikmat.

Bahan :
1 buntut (biasanya kan belinya harus 1 buntut utuh kalo di pastrad)
1/2 kg kentang kuning
1/4 wortel
3 batang daun bawang, ambil bagian putihnya (potong2)
*)  kentang dan wortel kupas dan potong sesuai selera (enak agak gedhe2 bu...)

Bumbu :
1 batang serai, seruas jari jahe, 2 ruas jari laos, 3 lembar daun jeruk purut, 3 lembar salam, 1/4 potong buah pala ====> bersihkan

Bumbu Halus :
5 siung bawang + merica === > dihaluskan, tumis

Cara Memasak :
Rebus buntut hingga empuk, masukkan bumbu-bumbu.
Setelah beberapa saat (sampai aroma bumbu dan rempah tercium wanginya), masukkan potongan kentang, wortel dan irisan daun bawang, selama 10 menit, lalu matikan api.
Pada saat akan disantap, beri perasan air jeruk nipis, potongan seledri dan tomat, serta taburan bawang goreng. Lengkapi dengan sambel

Selamat menikmati......

Sabtu, 18 Februari 2012

AGLONEMA

Melihatnya tumbuh subur, selalu bikin mata seger dan perasaan senang.
Hari minggu pagi gini,...ngrawat tanaman ajalaaah...biar seger pikiran dan perasaan. Waktunya disemprot Nasa nih..biar pada sehat.

ruby
butterfly mutasi
kochin
lady valentine
snow white
siam aurora

My Tumpeng

Tumpeng putih
Malem minggu kemarin, di acara hajatan kota tercinta ini, diwajibkan setor tumpeng ke masjid Agung Darul Falah. Tadinya mau bikin tumpeng kuning aja,...setelah dipikir-pikir, lebih yahud kalo tumpeng putih aja, lebih nikmat kalo dimaem rame-rame...At last..., ini dia tumpeng bikinan bu Dyah...seonggok nasi putih yang punel...bersama lauk ayam bakar bumbu rujak, telur bacem, opor tahu tempe, sambel goreng kentang ati, urap-urap plus lalapan (sekaligus sebagai garnisnya). Resep lauk-lauknya,...simak dan lihat di tulisan berikutnya, okey...

Minggu, 01 Januari 2012

Pantai Teleng Ria plus Pantai Klayar, Pacitan


Hello...
Lama ga posting, ni dia posting pertamaku di thn 2012. Entahlah...tau deh, sibuk sih enggak..tapi kok seperti kehilangan ide begitu...kecapekan kali ya...Selain itu, kalah terus nge-net nya ma anak-anak. 
Well, sebenarnya hari ini rasanya capek banget seharian liburan n nyantai di 2 pantai. Gak usah jauh-jauh, sekitar Pacitan aja. Dari jam 7 hingga 5 sore, aku sekeluarga besar Soenarko bisa menikmati 2 pantai sekaligus, pantai Teleng dan Pantai Klayar.  Lumayan kan...ngisi acara libur tahun baru dengan piknik bareng. Kompak banget deh!

Meski semalem tidur cukup larut krn nunggu pergantian tahun baru, kami memaksa diri bangun lebih pagi. Kali ini harus berjuang, karena hujan gerimis (malah sempat deras beberapa saat) sangat mengganggu semangat kami untuk bersiap jalan2 ke pantai. Semalem sudah direncanakan, besok main ke pantai Teleng. Pasukan krucil pun bersorak kegirangan. So...whatever happened, kita bersiap. Si emak dan mbak Dar sibuk nyiapin bekal sarapan. Sore kemarin, sengaja seekor ayam peliharaan kita sembelih d dimasak rica-rica untuk bekal. Gak lupa cake durian, biskuit dan sebungkus krupuk ikan oleh2 dr palembang. Sementara para suami nyiapin mobil, aku menyiapkan pakaian ganti anak2, karena pasti...,mereka bakalan basah-basahan main air di pantai.
Tiba di teleng, hujan masih rintik. Kami masuk dgn tiket untuk 2 rombongan mobil Rp. 70.000, dg jumlah jiwa 6 orang dewasa (aku plus suami, adikku wulan dan suami, 2 orang asisten RT kami), 2  ABG (Farah & Fira), 2 anak2 (Nada & Diva) plus 2 batita (Febi dan Vano). Hujan masih rintik2 ketika kami tiba, tapi pasukan krucil sudah gak sabar pengin main air.  Febi dan Vano semula masih takut2. Lama-lama mereka enjoy juga...Mendekat ke tepi air laut, dan berlari sambil teriak kencang ketika ombak datang, tertawa senang manakala ombak yg menepi menyentuh kaki kecilnya.