Lagi nyantai...tapi gak ada camilannya. Tengak-tengok punya apa di lemari perbekalan. Hemmm,...nemuin seplastik tepung terigu dan tepung sagu. Ngintip di kulkas, masih ada sisa keju, mentega, beberapa butir telur dan seledri. Aha,...kenapa gak bikin stik keju aja, bahannya cukup komplit nih. Tapi kok males ngeluarin timbangan dari lemari peralatan. Sekalian pengin nyoba bikinnya pakai takaran alat2 dapur deh,...Kebiasaan nih, kalo masak suka-suka takarannya, pakai ilmu kira-kira aja. Kecuali kalo mau bikin cake atau bakery, harus pas komposisi bahannya.
Dari 3 gelas tepung terigu + 1/2 gelas sagu + secawan parutan keju cheddar + secawan seledri + sejumput garam + sebutir telur + 3 sendok makan mentega yang dicampur hingga kalis lalu digiling pakai gilingan mi,..jadilah camilan mudah murah meriah ini.
Selasa, 10 April 2012
Jumat, 09 Maret 2012
Sayur Kalakan, Yang khas dari Pacitan
![]() |
| Sayur Kalakan |
Kalakan, ini adalah jenis masakan khas kota Pacitan. Bahan dasarnya terbuat dari irisan daging ikan hiu (yang populer disebut iwak kelong), yang diasap terlebih dulu. Aroma sangit khas ikan asap itu yang menjadikan masakan ini sangat menggugah selera. Sebenarnya,...sudah berminggu-minggu aku pengin menikmati sayur kalakan pedas, dimakan anget2, pas banget jadi menu saat hujan turun deras. Sayangnya,....ikan hiu musim ini lagi susah dicari. Sehingga, penjual di pasar banyak yang jual ikan kalakan palsu (jenis ikan lain yang diasap). Beruntung,...siang tadi pegawaiku ngasih info kalo mbah Tugi lagi bikin kalakan. Sedikit cerita mengenai mbah Tugi ini, adalah pembuat ikan kalakan yang paling nikmat menurutku. Mbah Tugi sangat idealis dalam mengolah kalakan. Artinya,.beliau fanatik hanya ikan hiu segar yang dia olah jadi kalakan. Jadi, hasilnya sangat spesial sekali, besar-besar dan aromanya khas sangit ikan asap berbaur jeruk nipis. Tak heran,..ikan kalakan bikinan mbah Tugi selalu tak sampai ke pasar sudah diantri pembeli di rumahnya. Takut keburu habis, langsung deh melesat ke rumah mbah Tugi. Kali ini beli agak banyak, sekalian beliin teman di Madiun. Kebetulan besok mau mudik.
Sampai di rumah, langsung aja si kalakan siap diolah. Bener-bener aku nggak sabar pengin menyantap sayur kalakan ini. Kebetulan segala bumbu sudah tersedia. At last,...utak atik sebentar di dapur....dan tarararaaaa...Sayur Kalakan Ala Rumah Ibu siap disantap.
Mau bikin juga??...Yuuukk...belajar masak,............
Bahan utamanya sih... :
Ikan Kalakan (hiu yg diasap) ---- >Kalo nggak ada, bisa juga diganti ikan asap yang lain.
Segelas santan (aku pakai sebungkus kara, kebetulan adanya itu di kulkas)
Bumbunya sederhana banget, cuma... :
20 bj cabe rawit utuh
5 bj Bawang merah & 3 bj bawang putih, dicincang (dirajang gitu...)
5 butir Kemiri dan seujung ibu jari kunyit kupas, dihaluskan (diuleg bu....)
2 lbr Daun Salam, 2 lbr daun jeruk, laos segedhe jempol dimemarkan
1 bh tomat dipotong-potong
Cara Masaknya pun gampang....
Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Tumis semua bumbu (kecuali irisan tomat) sampai harum. Masukkan santan, tunggu sampai mendidih....lalu masukkan ikan dan tomat. Setelah 10 menit matikan api, taburi bawang goreng. Bila suka, tambahkan daun kemangi,...
Selamat mencoba...
Senin, 20 Februari 2012
SOP Buntut
![]() |
| sop buntut (maaf gambarnya kabur, pake kamera ala kadarnya) |
Eh, lupa...barangkali ada yang berminat bikin, mungkin resep ini bisa jadi referensi. Masalah kreatifitas resep siih, terserah saja...dimasak apapun nikmat.
Bahan :
1 buntut (biasanya kan belinya harus 1 buntut utuh kalo di pastrad)
1/2 kg kentang kuning
1/4 wortel
3 batang daun bawang, ambil bagian putihnya (potong2)
*) kentang dan wortel kupas dan potong sesuai selera (enak agak gedhe2 bu...)
Bumbu :
1 batang serai, seruas jari jahe, 2 ruas jari laos, 3 lembar daun jeruk purut, 3 lembar salam, 1/4 potong buah pala ====> bersihkan
Bumbu Halus :
5 siung bawang + merica === > dihaluskan, tumis
Cara Memasak :
Rebus buntut hingga empuk, masukkan bumbu-bumbu.
Setelah beberapa saat (sampai aroma bumbu dan rempah tercium wanginya), masukkan potongan kentang, wortel dan irisan daun bawang, selama 10 menit, lalu matikan api.
Pada saat akan disantap, beri perasan air jeruk nipis, potongan seledri dan tomat, serta taburan bawang goreng. Lengkapi dengan sambel
Selamat menikmati......
Sabtu, 18 Februari 2012
AGLONEMA
My Tumpeng
![]() |
| Tumpeng putih |
Malem minggu kemarin, di acara hajatan kota tercinta ini, diwajibkan setor tumpeng ke masjid Agung Darul Falah. Tadinya mau bikin tumpeng kuning aja,...setelah dipikir-pikir, lebih yahud kalo tumpeng putih aja, lebih nikmat kalo dimaem rame-rame...At last..., ini dia tumpeng bikinan bu Dyah...seonggok nasi putih yang punel...bersama lauk ayam bakar bumbu rujak, telur bacem, opor tahu tempe, sambel goreng kentang ati, urap-urap plus lalapan (sekaligus sebagai garnisnya). Resep lauk-lauknya,...simak dan lihat di tulisan berikutnya, okey...
Minggu, 01 Januari 2012
Pantai Teleng Ria plus Pantai Klayar, Pacitan
Hello...
Lama ga posting, ni dia posting pertamaku di thn 2012. Entahlah...tau deh, sibuk sih enggak..tapi kok seperti kehilangan ide begitu...kecapekan kali ya...Selain itu, kalah terus nge-net nya ma anak-anak.
Well, sebenarnya hari ini rasanya capek banget seharian liburan n nyantai di 2 pantai. Gak usah jauh-jauh, sekitar Pacitan aja. Dari jam 7 hingga 5 sore, aku sekeluarga besar Soenarko bisa menikmati 2 pantai sekaligus, pantai Teleng dan Pantai Klayar. Lumayan kan...ngisi acara libur tahun baru dengan piknik bareng. Kompak banget deh!
Meski semalem tidur cukup larut krn nunggu pergantian tahun baru, kami memaksa diri bangun lebih pagi. Kali ini harus berjuang, karena hujan gerimis (malah sempat deras beberapa saat) sangat mengganggu semangat kami untuk bersiap jalan2 ke pantai. Semalem sudah direncanakan, besok main ke pantai Teleng. Pasukan krucil pun bersorak kegirangan. So...whatever happened, kita bersiap. Si emak dan mbak Dar sibuk nyiapin bekal sarapan. Sore kemarin, sengaja seekor ayam peliharaan kita sembelih d dimasak rica-rica untuk bekal. Gak lupa cake durian, biskuit dan sebungkus krupuk ikan oleh2 dr palembang. Sementara para suami nyiapin mobil, aku menyiapkan pakaian ganti anak2, karena pasti...,mereka bakalan basah-basahan main air di pantai.
Tiba di teleng, hujan masih rintik. Kami masuk dgn tiket untuk 2 rombongan mobil Rp. 70.000, dg jumlah jiwa 6 orang dewasa (aku plus suami, adikku wulan dan suami, 2 orang asisten RT kami), 2 ABG (Farah & Fira), 2 anak2 (Nada & Diva) plus 2 batita (Febi dan Vano). Hujan masih rintik2 ketika kami tiba, tapi pasukan krucil sudah gak sabar pengin main air. Febi dan Vano semula masih takut2. Lama-lama mereka enjoy juga...Mendekat ke tepi air laut, dan berlari sambil teriak kencang ketika ombak datang, tertawa senang manakala ombak yg menepi menyentuh kaki kecilnya.
Minggu, 04 Desember 2011
Kembalinya "RUMAH IBU"
Alhamdulillah.....kata itu yang pertama kuucap. Nggak tahu harus berkata apa, dan mau apa...saking senengnya trima sms dari temanku reni yang mengabarkan bahwa blog ku yang di kunci sama mbah gugel sudah bisa dibuka. Begitu poanjang proses penantian....berkat bantuan mbak Reni dan teman2 bloggernya, blog ini bisa kudapatkan lagi. Entah aku nggak tahu gimana ngurusnya....gimana proses ngerayu simbah gugel bahwa blog ini murni punya ku...isinya tidak melanggar etika...juga bukan blog copy paste. Salut banget buat teman2 blogger yang begitu tulus bantuin saya....Baru ku tahu..bahwa meskipun belum pernah berjumpa...teman-teman peduli sama blog aku. Tengkyu...tengkyu...tengkyu yang tak terkira.
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)
.jpg)




.jpg)

.jpg)