Assalammualaikum....

Perkenankan, saya ibu tiga putri yang cantik-manis-cerdas berbagi cerita dengan pengunjung blog ini. Semoga memberi manfaat bagi yang lain...
Powered By Blogger

Rabu, 09 Maret 2011

Mengobati Biang Keringat


Febrynia Dinda Primadewi, 2th
Lagi-lagi bintang kecilku kurang sehat. Kulitnya, pada bagian bahu kanan kiri (dan akhirnya leher) diserang biang keringat. Tidak banyak sih....tapi jenis biang keringat yang disertai cairan (seperti cacar air) sehinnga menggangu sekali (gatal...digaruk dan akhirnya lecet). Tadinya hanya kuoleskan bedak CALADINE cair saja untuk mengurangi gatal dan mencegah semakin berkembangnya jamur. Tapi rupanya pengobatan ini tidak memberi hasil. Si biang keringat tetap membandel. Setelah beberapa hari si biang keringat gak mau minggat.......Feby kubawa ke apotek langgangan (Apotek Bengkal Sehat), lantas biang keringat di bahunya kutunjukkan pada apoteker lalu minta obat yang cocok untuk mengusirnya. Oleh apotekernya diberi obat salep THECORT (isinya Miconazole nitrate 2% + hydrocortisone 1%)diles tipis 2 kali sehari setelah mandi. Alhamdulllah....baru sekali oles hasilnya kelihatan. Biang keringatnya agak mengering.Olesan yang kedua hasilnya lebih baik. Hanya perlu 4 olesan, biang keringat hilang. Bintang kecilku mulai tenang.Gak garuk-garuk lagi....

Arti Namamu.....


Ketiga buah hatiku

Tulisan ini sebagai penjelasan kepada tiga putriku yang manis-manis, tentang arti nama-nama mereka. Kalian mungkin belum tahu, kenapa mama-papa memberi nama itu sebagai kenangan abadi untuk kalian.

Apalah arti sebuah nama, begitu kalimat yang mungkin pernah kalian dengar dan baca. Ketahuilah nak…, Betapapun sederhana nama seseorang, sesungguhnya itu bukan tanpa sebuah arti, makna dan pengharapan dari si pemberi nama. Seperti halnya mama dan papa memberi kalian nama ketika kalian dilahirkan, bukanlah asal sebuah nama, asal enak didengar saja. Nama itu memiliki arti yang indah, yang merupakan harapan dan doa mama papa. Apakah kalian tahu arti nama itu? Coba kalian simak isi tulisan mama ini :

INGIN MEREKA JADI APA YA?

farah
Fira
feby
Anak adalah mutiara hati, penerus generasi. Sebagai orang tua, segala bentuk kasih sayang, perhatian, tercurah untuk mereka tanpa pamrih. Tanpa mengharap balas jasa kita melakukan semua tugas kita sebagai orang tua dengan suka cita. Seiring anak-anak kita beranjak remaja hingga dewasa, pastilah ada harapan-harapan kita, ingin “menjadi apa” anak-anak kita nanti. Apakah jadi seorang dokter, polisi, pengusaha, guru, dosen, pekerja kantoran, tentara, ahli tehnologi informasi, enetertainer, atau apa? Memang, orang tua tidak bisa memaksa seorang anak untuk menjadi ini ataupun itu sesuai yang diinginkan. Anak akan lebih baik memilih profesi yang sesuai keinginannya sendiri, bukan menjadi seperti yang diinginkan orang tuanya. Tapi setidaknya….sebagai orang tua kita bisa mengarahkan anak menjadi seperti harapan kita sejak kecil. Misalnya, orang tua mengharapkan si anak lelaki kelak menjadi seorang tentara, maka orang tua bisa membiasakan si anak sedari kecil dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan profesi tentara , entah itu mainan mobil tank, peawat tempur, senapan, megajak rekreasi ke museum ABRI, melihat atraksi terjun payung, dan lain-lain. Memang upaya ini tidak selalu menjamin anak nantinya menyukai profesi seorang tentara, bisa jadi dia lebih menyukai hal yang lain. Namun setidaknya kita sebagai orang tua telah menstimulasi anak dengan sesuatu yang positif.

Berbicara tentang ingin menjadi apa anak kita,....

Membuat mPek-mPek


mPek-mPek buatanku
Memang, saya bukan orang Palembang, bukan orang Sumatera Selatan. Tapi saya bersuamikan pangeran Pagar Alam, Suamtera Selatan, yang seringkali ridu makanan khasnya. Suamiku sangat suka makan mpek-mpek. Karena itu, saya belajar membuat mpek-mpek Palembang supaya suami bisa menikmati makanan daerahnya itu sepuas hati. Sebab...bila harus membeli harganya mahal dan cita rasanya belum tentu "oke". Dan inilah resep mpek-mpek kreasi saya(saya buat simple aja), yang resep orisinilnya saya dapat dari adik suami. Memang banyak cara membuat mpek-mpek, dan semua mengklaim yang paling enak. Yang penting...,resep kreasi saya ini sudah berkali-kali saya praktekkan, dan hasilnya suami dan anak-anak suka (juga para tetangga dan teman kerja yang sering kebagian).
Setelah dapat ilmu nya (dari adik suami) Saya cari bahan2 untuk bikin mpek-mpek antara lain sebagai berikut :

Membuat "READ MORE" pada blog

Sebagai blogger pemula, berhari-hari saya harus berselancar mencari tutorial membuat "read more" pada blog saya. Tampilan tulisan yang panjang jadi memenuhi halaman bila tidak dipangkas, sehingga dengan memasang fasilitas read more  atau baca selengkapnya ini akan mempersingkat tampilan tulisan. Jujur.......,blog ini saya buat sendiri dari  a sampai z  berbekal pengetahuan dan sedikit kemampuan mengoperasikan komputer. Namun, ternyata segala sesuatu itu bisa kita pelajari sesulit apapun itu. Buktinya, saya bisa bersentuhan dengan dunia maya, baik itu membuat facebook, friendster, multiply, blogspot dan wordpress, hanya dengan mengandalkan "kemauan" untuk belajar saja. Sungguh, sebelumnya saya tidak tahu apa-apa tentang dunia maya ini. Tapi saya tidak minder atau merasa sudah tua untuk lebih mengekspresikan apa yang ingin saya ungkapkan melalui blog pribadi saya. 
Kembali ke soal membuat read more atau baca selengkapnya ini, beberapa web sudah saya kunjungi untuk mencari referensi. Namun banyak yang menyajikan dengan cara yang bertele-tele dan sulit saya mengerti. Hingga akhirnya saya menemukan cara paling mudah di http://www.tutorialblogging.co.cc (saya referensikan bagi yang ingin membuat "read more" ini)

(yang gak percaya silakan buka langsung web yang saya maksud)

Selasa, 08 Maret 2011

"CIPTAKAN MIMPIMU................RAIH IMPIANMU"

Farah in pose at Singapur
ni adalah sekelumit cerita, bahwa sebuah impian, adalah sebuah target, dan suatu rencana, bisa terwujud bila kita berusaha meraihnya. Suatu pembuktian, bahwa teori itu benar, bukan hanya kata2 mutiara, bukan sekedar kalimat motivasi belaka. Pengertian inilah yg hari ini kutanamkan, aku ajarkan kepada si sulung Farah. Saat yang tepat untuk megajarkannya membentuk mimpi, visi, dan rencana masa depan, serta bagaimana mimpi dan rencana itu bisa terwujud. Karena hari ini dia sudah membuktikan kebenarannya.

Awal ceritanya.............

Senin, 07 Maret 2011

Koki Kecilku


Koki cilikku, Farah Kurnia Mariestu
Ini sebuah cerita tentang seorang remaja putri yg gemar berurusan dg dapur. Umurnya masih belia, belum genap 14 tahun. Disaat jarang anak seusianya mau bergelut dgn piranti dapur..........,dia beda. Sejak kecil dia suka bereksperimen dgn bahan-bahan pangan, akrab dan cukup terampil memainkan pisau (bahkan lihai membelah kelapa muda dgn parang),

mengulek bumbu, dan cukup luwes menghadapi kompor serta minyak goreng yg panas terjerang.